Whatsapp Vs Telegram: Aplikasi Chat Mana yang Tepat untuk Bisnis Anda?

Posted on

Whatsapp Vs Telegram – Sebuah bisnis akan membutuhkan media untuk berkomunikasi dengan konsumen-konsumennya, khususnya untuk aplikasi mobile. Whatsapp dan Telegram merupakan dua jenis aplikasi chat yang paling populer daripada aplikasi chat lainnya yang beredar di pasaran. Namun jika dibandingkan antara Whatsapp vs Telegram, aplikasi manakah yang paling tepat untuk Anda?

Bukan hal yang aneh jika Whatsapp lebih populer daripada Telegram. Apakah perbedaan fitur yang membuat Telegram kalah pamor dari Whatsapp? Untuk memudahkan Anda dalam membandingkan kedua aplikasi ini, mari kita simak kelebihan dan kekurangan yang dimilikinya.

Kedua jenis aplikasi ini memiliki bermacam-macam fitur yang dapat membantu bisnis Anda.  Untuk dapat menentukan pilihan Anda antara Whatsapp vs Telegram, Anda tentunya harus mengetahui dulu fitur-fitur yang dimilikinya dan bagaimana Anda memanfaatkan fitur tersebut dalam bisnis Anda.

Baca juga: 5 Hal yang Membuat WhatsApp Business Cocok Digunakan Pelaku Usaha

Sejak pertama kali diluncurkan, kedua jenis aplikasi chat ini telah digunakan oleh banyak orang di dunia. Hingga Januari 2018, Whatsapp tercatat telah diunduh dan digunakan oleh 1.5 Milyar orang, sedangkan Telegram sendiri hanya digunakan oleh 200 juta pengguna saja. Padahal kenyataannya, Telegram memiliki berbagai kelebihan dibandingan dengan fitur-fitur yang ditawarkan oleh Whatsapp.

Interaksi

Apakah Anda ingin interaksi Anda lebih menarik dan ekspresif? Anda tidak perlu khawatir karena kedua aplikasi chat ini dapat memenuhi harapan Anda dengan berbagai bentuk emoji dan stiker yang bisa Anda gunakan untuk lebih menghidupkan percakapan Anda.

Whatsapp memiliki fitur yang memberikan penggunanya kebebasan untuk berekspresi melalui gambar GIF dan beragam bentuk emoji. Bahkan salah satu fitur terbarunya adalah sticker yang membuat kegiatan berbagi pesan menjadi lebih menarik.

Telegram juga memiliki emoji yang lebih bervariasi daripada Whatsapp. Selain itu, Telegram juga dapat menciptakan grup yang dapat menampung hingga 5,000 pengguna. Walau Whatsapp juga dapat membuat grup sesuai dengan keinginan Anda, sayangnya grup Whatsapp hanya dapat menampung 256 pengguna saja.

Berbagi File

Adakalanya Anda perlu mengirimkan sesuatu kepada lawan chat Anda, baik dalam bentuk gambar, video, audio, atau jenis file lainnya. Dua aplikasi terpopuler ini juga dapat mengirimkan file Anda kepada siapapun yang Anda inginkan.

Kedua jenis aplikasi berkirim pesan ini dapat mengirim dan menerima hampir semua jenis file. Namun yang membedakan keduanya adalah kapasitas maksimal untuk mengirim data. Whatsapp sendiri hanya memperbolehkan pengiriman data hingga berukuran 100 MB. Telegram sendiri mengijinkan penggunakanya untuk berkirim data hingga 1.5 GB.

Platform Desktop

Bagi Anda yang kesulitan untuk membalas chat melalui ponsel pintar, bisa menggunakan Whatsapp dan Telegram versi desktop. Dengan layar PC yang lebih besar daripada layar ponsel tentunya akan lebih memudahkan pekerjaan Anda bukan.

Whatsapp dan Telegram versi desktop dapat diakses melalui perangkat lunak yang diinstalkan pada computer atau laptop. Whatsapp dapat juga diakses dengan memindai QR code pada Whatsapp web menggunakan aplikasi Whatsapp Anda.

Baca juga: 9 Tips Marketing Menggunakan Aplikasi WhatsApp

Namun, Whatsapp versi desktop memiliki kekurangan. Platform ini hanya dapat digunakan jika Whatsapp mobile aktif juga. Jadi Anda harus menghubungakn Whatsapp mobile Anda dengan versi desktopnya secara berkala.

Berbeda dengan Whatsapp, untuk menggunakan Telegram versi dektop, Anda harus login dengan mengetikkan nomor telepon yang Anda gunakan saat pertama kali mendaftar. Kemudian pihak Telegram akan mengirimkan kode pada ponsel Anda melalui SMS. Setelah kode akses diterima, Anda bisa menggunakan Telegram desktop tanpa khawatir terputus hanya karena ponsel Anda tidak aktif.

Akun Bisnis

Tahukah Anda bahwa kedua aplikasi ini ternyata memiliki versi bisnis yang bisa Anda gunakan sebagai media komunikasi dengan pelanggan-pelanggan Anda. Serupa tapi tak sama, keduanya memiliki bentuk yang berbeda dalam memberikan pelayanan bisnis.

Untuk Whatsapp, Anda hanya tinggal menginstal Whatsapp business, yang berbeda dengan versi personal. Dalam aplikasi berbasis bisnis ini, Anda bisa mengisi berbagai informasi tentang bisnis . Bahkan Anda bisa menggunakan fitur “auto reply” jika seseorang mengirim pesan diluar jam kerja Anda.

Whatsapp business juga dapat menggunakan platform desktop. Anda hanya tinggal melakukan hal yang sama saat Anda mengakses Whatsapp personal Anda melalui desktop. Begitu juga dengan Telegram, Anda tinggal melakukan cara yang sama saat Anda mengakses akun Telegram personal Anda melalui komputer ataupun laptop.

Sistem Pembayaran

Pada Februari 2018, Whatsapp ternyata mulai melakukan uji coba untuk fitur terbarunya, Whatsapp Payment. Fitur ini akan membantu masyarakat untuk bertransaksi secara daring hanya melalui aplikasi ini saja. Uji coba ini dilakukan di India dengan menggunakan metode UPI (Unified Payment Interface).

Dengan fitur ini, orang-orang dapat menghubungkan langsung akun Whatsapp mereka langsung dengan rekening bank mereka. Jadi, saat mereka tertarik untuk membeli sesuatu, mereka tidak perlu pergi ke bank atau ATM terdekat hanya untuk membayar item yang mereka inginkan.

Baca juga: Ingin Tahu Cara Closing Penjualan? Lakukan Dulu Persiapan Matang Ini!

Sayangnya pemerintah India mengeluarkan peraturan baru mengenai perbankan dimana data seluruh transaksi daring harus disimpan dalam server lokal. Hal inilah yang membuat uji coba ini tidak berlanjut. Untuk saat ini, fitur pembayaran melalui Whatsapp ini hanya terbatas pada pengguna tertentu saja.

Walau Telegram tidak menyediakan fitur pembayaran, namun system pembayaran ini dapat dibuat di akun Telegram Anda dengan menggunakan bots. Kelemahan fitur ini adalah Anda harus menguasai bahwa pemrograman untuk membuat fitur pembayaran yang sesuai dengan keinginan Anda.

Sistem Keamanan

Untuk fitur yang satu ini, Telegram jauh lebih unggul daripada Whatsapp. Hal ini dikarenakan Whatsapp mulai menghilangkan system enkripsi data pada tahun 2017 agar dapat membantu pihak berwajib dalam berbagai penyelidikan.

Ternyata Telegram mengambil langkah yang berbeda dengan terus melakukan enkripsi pada data-data yang dikirim dan diterima para penggunanya. Pihak Telegram sendiri sangat percaya diri dengan sistem keamanan yang dimilikinya hingga mereka pernah mengadakan sayembara bagi siapapun yang dapat meretas sistem keamanan enkripsinya akan mendapatkan hadiah sebesar $200,000.

Intinya adalah, jika Anda sering mengirim atau menerima informasi-informasi penting seperti nomor rekening bank, password, atau dokumen penting lainnya, Telegram memiliki tingkat keamanan yang lebih tinggi daripada Whatsapp.

Walau Telegram sepertinya memiliki berbagai keunggulan dibandingkan Whatsapp, aplikasi berlogo gagang telepon ini tenyata lebih mampu mendulang kepopulerannya. Bahkan Whatsapp juga terus mendapatkan modifikasi yang membuat persaingan antara Whatsapp vs Telegram semakin sengit.

Baca juga: Cara Closing Penjualan Online: Anti PHP dan Pasti Beli

Jika Anda masih kebingungan untuk memilih aplikasi mana yang tepat untuk Anda, alangkah baiknya jika Anda sesuaikan antara fitur yang dimiliki aplikasi chat ini dengan kebutuhan yang Anda miliki. Misalnya, Anda bisa memilih aplikasi Whatsapp untuk mengirimkan pesan pada konsumen-konsumen potensial Anda. Pesan yang Anda kirim kemungkinan besar akan sampai karena banyak orang yang lebih cenderung memiliki aplikasi Whatsapp ketimbang Telegram dalam ponsel mereka.

Tapi jika Anda ingin melakukan komunikasi yang berisi tentang data rahasia dan informasi penting, sebaiknya Anda menggunakan Telegram. Jadi sebelum Anda memutuskan aplikasi yang tepat antara Whatsapp vs Telegram, lihatlah ke cermin dan tanyakan pada diri Anda sendiri, “Apa yang Saya butuhkan?”.

Masih banyak kelebihan dan kekurangan diantara kedua jenis aplikasi berkirim pesan ini yang dapat Anda telusuri. Yang terpenting adalah sebesar apa manfaat yang bisa Anda ambil dari keduanya dan sejauh mana keduanya dapat membantu Anda dalam mengembangkan bisnis Anda. Teruslah bereksplorasi dan bereksperimen sampai Anda menemukan formula yang tepat untuk meningkatkan produktifitas dalam bisnis Anda.

Gravatar Image
Saya adalah penulis konten

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *