Tipe Tipe Penjual yang Perlu Diketahui, Tipe Seperti Apakah Anda?

0
120
tipe-tipe-penjual

Anda sebagai penjual tentu belum begitu mengenal diri Anda sendiri. Coba sebutkan tipe tipe penjual? Sudahkah Anda mengetahuinya? Mengapa perlu tahu hal seperti ini? Jawabannya sederhana, agar Anda mengetahui diri Anda sendiri. Dengan begitu Anda paham kelebihan dan apa yang perlu Anda perbaiki dari diri Anda.

Membahas tipe-tipe penjual lebih lanjut, Riza Ghadafi yang juga menjabat sebagai  GM Billionaire Store akan berbagai soal materi ini. Anda yang saat ini berbisnis, sales atau seorang bisnis owner setidaknya harus tahu ilmu ini. Riza juga menyebut jika penjual sangat perlu mengenali diri sendiri sebelum memulai jualan.

Baca juga: Peluang Usaha Ibu Rumah Tangga yang Akan Booming di Tahun 2019

Pembahasan lebih jauhnya soal tipe tipe penjual Riza membaginya ke dalam empat tipe. Apa saja tipe-tipe tersebut? Berikut pembahasannya.

Pemburu (Pitbull)

Tipe pemburu ini haus akan omset, tidak ada ampun dan tidak ada leads yang yang lepas dari buruannya. Brutal dalam mencari konsumen. Prinsip tipe itu berburu konsumen sebanyak barang apa aja ditawarkan. Sebanyak mungkin produk sebanyak pula itu usaha jualannya. Jualan terus yang penting closing dan omzet melesat.

Tapi jangan salah sangka, tipe jenis ini tidak selalu bagus loh. Penyakitnya dari tipe pemburu adalah setelah closing, tipe pemburu tidak pernah memaintain customernya. Ibara anjing, penjual tipe ini seperti pitbull yang terus terusan memburu tapi tidak ada after sales. Senang akan closingan besok cari lagi customer baru dan terus seperti itu.

Baca juga: Banjir Order di Facebook Gara-Gara Copywriting, Pelajari Tekniknya di sini!

Pesolek (Cihuahua)

Penjual tipe ini berhasil menjual dagangannya dengan rayuan maut mulutnya yang cerewet bagaikan machine gun. Melakukan follow up dengan kata-katanya dan kecerewetannya. Akhirnya customer closing bukan karena value produknya tapi karena kemolekan dan keindahan kata-katanya atau cara jualannya.

Biasanya penjual ini adalah pesolek yang cantik, ganteng dan mengeksploitasi dirinya untuk bisa closing. Kekurangannya sama dengan pitbull yang tidak pernah pernah mengurusi konsumennya setelah proses jualan selesai.

Untuk tahu cara memperlakukan konsumen dengan baik dan bisa mendapat repeat order ada tips dan triknya sendiri. Anda juga bisa dengan mudah mendapat materinya dengan klik gambar di bawah ini.

Memelas (Basset Hound)

Tipe penjual seperti ini menjual dengan cara memelas. Menunjukkan wajah kuyu, mata redup seperti orang yang tidak makan 1 minggu. Rayuannya dengan cara memelas, minta tolong agar jualan dibeli dengan alasan macam-macam seperti minta tolong untuk menutupi target, minta tolong untuk ongkos pulang, minta tolong untuk bayar sekolah anak dan masih banyak alasan lainnya.

Penjual satu ini yang ada hanya “menyusahkan” konsumen. Jualan hanya sekedar jualan, tidak menjual produk apalagi value dari produknya. Penjual tipe memelas hanya tinggal tunggu waktu, karena sudah pasti konsumen pun tidak akan senang membeli produk pada penjual seperti ini.

Baca juga: Cara Jual Barang di Shopee Agar Cepat Laris

Loyal (Golden Retriever)

Tipe ini jenis yang  loyal dengan konsumen. Sebagai balasan konsumennya pun loyal pada penjual tipe ini. Sering membahagiakan konsumennya. Memberi banyak bonus dan siap bantu apa aja yg penting konsumen bahagia.

Tipe penjual loyal inilah yang banyak digemari para pembeli. Tanpa perlu usaha lebih, konsumen puas dengan produk dan pelayanannya. Alhasil, konsumen selalu kembali dan menghasilkan repeat order. Bahkan tak lama, konsumen tersebut akan jadi existing customer. Baik sebelum dan sesudah proses penjualan, tipe penjual ini  

Dari empat tipe-tipe penjual, Anda termasuk yang mana? Kemudian pertanyaan selanjutnya, apakah harus selalu jadi tipe penjual Golden Retriever? Apakah yang tipe pitbull, chihuahua dan Basset Hound jelek dan dan tipe terakhir saja yang bagus?

Jawabannya tentu tidak, semua tipe-tipe penjual sama hebatnya dan semua pintar dalam mendapat closingan hanya saja caranya yang beda-beda. Mengapa juga persamaan atau analogi ke nama dan jenis anjing?

Baca juga: Kenali Tipe-Tipe Pembeli untuk Meningkatkan Peluang Penjualan

Anjing itu punya nilai juang yang tinggi, tidak pernah anjing melihat kucing lewat di depannya dan tidak dikejar. Tidak pernah induk anjing mengajari anaknya untuk mengejar kucing lewat karena itu sudah nalurinya.

Jadi kesimpulannya, jika ingin konsumen loyal berikan juga service yang baik dan Anda pun harus loyal pada konsumen. Membahagiakan konsumen juga bisa jadi pemicu agar mereka bisa loyal pada Anda. Memberikan diskon, program konsumen loyal dan berbagai hal-hal menarik lainnya.

Soal pembahasan bisnis lainnya yang lebih menarik bisa Anda simak di Grup Facebook Billionaire Store Academy. Tempat belajar untuk Anda pemula atau sudah terjun dalam dunia bisnis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here