Ibu Bekerja atau Ibu Rumah Tangga?

Posted on

Dilema Emak-Emak: Tetap Bekerja atau Jadi Ibu Rumah Tangga Sepenuhnya?

Ibu Bekerja atau Ibu Rumah Tangga – Para ibu, terutama mamah muda mungkin pernah mengalami atau menghadapi masalah satu ini, bingung memilih antara tetap bekerja atau jadi ibu rumah tangga seutuhnya.

Terlebih jika mempunyai anak balita yang masih membutuhkan perhatian dan pengawasan ekstra, dilemanya luar biasa. Di sisi lain, Anda juga sedang menghadapi masalah finansial atau keuangan keluarga, yang membutuhkan sumber dana tambahan.

Belum lagi cibiran tetangga, yang terkesan serba salah. Saat memilih untuk tetap bekerja, ada aja perkataan seperti: “Anak dititip-titipkan, ibunya asyik cari uang.”

Baca juga: 6 Makanan yang Bisa Dijual Online Oleh Ibu Rumah Tangga

Dan sebaliknya, ketika memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga, yang juga tak lepas dari sorotan dan gunjingan orang sekitar “Ngapain sekolah tinggi-tinggi, kalau ujung-ujungnya jadi ibu rumah tangga? Enggak sayang sama pendidikannya?”

Wah, luar biasa ya? Terlepas dari komentar dan pandangan negatif masyarakat, baik itu ibu bekerja atau ibu rumah tangga, keduanya sama-sama baik. Hak Anda untuk memilih, mau jadi wanita karir atau ibu rumah tangga seutuhnya. Tentunya dengan konsekuensi, baik ataupun buruk yang telah dipertimbangkan.

Saat Memilih untuk Berkarir

Saat Anda memutuskan untuk bekerja, tentu ada hal yang harus Anda korbankan yaitu momen atau waktu bersama keluarga. Hampir setengah dari waktu Anda dihabiskan di kantor.

Satu diantaranya, sulit menemukan waktu untuk bercengkrama dengan suami. Terkadang Anda harus kecewa pada diri sendiri karena tidak bisa menyambut suami di rumah saat dia pulang kerja. Dan yang paling menyakitkan saat suami terbaring sakit, Anda tidak bisa berbuat banyak. Karena ada kewajiban lain di kantor yang tidak bisa Anda tinggalkan.

Satu hal lain yang tidak kalah penting dan paling berat yaitu kehilangan banyak momen dengan sang buah hati. Inilah dilema terbesar yang dialami oleh para ibu, rela kehilangan momen-momen saat anak sedang tumbuh dan berkembang.

Baca juga: Kegiatan Ibu Rumah Tangga yang Ternyata Bisa Bikin Kaya

Saat sang buah hati butuh perhatian dan pengawasan lebih ekstra dari orangtua. Tidak hanya ibu, dalam hal ini anak juga sering menjadi korban. Dan paling fatal ketika sang anak merasa kurang diperhatikan, dan akhirnya bersikap tidak wajar dengan harapan bisa menarik perhatian orangtuanya.

Tak sedikit juga kasus perpisahan atau perceraian keluarga yang disebabkan oleh masalah pekerjaan. Saat beban pekerjaan terasa menumpuk, stress, masalah tak kunjung selesai, bingung harus berbuat apalagi, dan akhirnya keluarga jadi sasaran.

Melepaskan semua kekesalan pada keluarga, terutama anak dan suami. Sehingga memicu pertengkaran keluarga. Itulah kenapa, Anda harus bersikap bijak dan profesional. Jangan sampai masalah yang terjadi di tempat kerja, Anda bawa ke rumah. Begitu pun sebaliknya.

Baca juga: 5 Ibu Rumah Tangga yang Sukses Berwirausaha, Yuk Contoh!

Saat Memilih untuk Menjadi Ibu Rumah Tangga

Dan tak lantas, ketika Anda memilih untuk menjadi ibu rumah tangga seutuhnya, bukan berarti segala sesuatunya akan lebih mudah. Tak sedikit yang beranggapan bahwa beban kerja IRT itu mudah, banyak waktu senggang yang bisa dimanfaatkan untuk beristirahat atau sekedar untuk me time.

Sayangnya hal tersebut hanya angan-angan saja, dari mulai pagi hingga malam hari, para ibu biasanya disibukkan dengan segudang kegiatan. Mulai dari bangun lebih awal dibanding anggota keluarga lainnya, menyiapkan sarapan, bersih-bersih rumah, dan lain sebagainya.

Jangankan untuk bersantai dan berisitirahat, saat mengerjakan pekerjaan rumah pun ibu harus sigap dan multitasking. Karena akan ada saja gangguan yang bisa menghambat dan memperlambat proses kerja mereka.

Semua ibu pasti berharap bisa mengerjakan pekerjaan rumah dengan tenang dan fokus, tanpa kesulitan apa pun. Anak-anak bersikap manis dan duduk dengan tenang. Tapi nyatanya, saat ibu akan atau sedang mengerjakan sesuatu, pasti ada saja gangguan.

Entah itu menenangkan bayi yang rewel atau sekedar mengganti popok. Sehingga ibu hampir tidak punya waktu untuk melakukan pekerjaan rumah lain seperti mencuci, memasak, dan membereskan kekacauan di rumah yang disebabkan oleh anak-anak.

Jadi intinya, baik itu ibu bekerja atau ibu rumah tangga, keduanya mempunyai peranan dan dibebani dengan tugasnya masing-masing. Ketika seorang ibu memutuskan untuk bekerja, bukan berarti ia rela menelantarkan keluarganya demi uang.

Baca juga: Kiat Memulai Bisnis: Jangan Tunggu Sempurna

Begitu pun dengan pilihan menjadi ibu rumah tangga, tak lantas membuat mereka bisa duduk santai di rumah. Mereka juga disibukkan dengan berbagai kegiatan rumah yang tidak kalah menguras tenaga.

Jadi Pilih Mana, Ibu Bekerja atau Ibu Rumah Tangga?

Sebenarnya, kedua profesi tersebut bisa tetap Anda jalankan, tanpa harus mengorbankan keluarga. Caranya dengan berbisnis atau mebuka usaha sendiri. Dengan begitu Anda bisa mengatur dan menyesuaikan waktu kerja dengan kesibukan dan kegiatan Anda di rumah.

Mau tahu caranya? Simak penjelasannya di artikel selanjutnya.

 

bisnis dari rumah

Gravatar Image
Billionaire Store adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang penulisan. Percetakan dan Penerbitan buku buku bisnis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *