Rahasia Cetak Omset Berlipat dengan Email Marketing

0
94
Email Marketing

Email marketing adalah salah satu teknik pemasaran paling jitu untuk meningkatkan omset penjualan. Dan bisa menjangkau ribuan audiens tertarget, dengan modal minim. Dijamin, dua kali lebih murah dibanding beriklan di Facebook atau platform lainnya. Gak percaya? Buktikan sendiri!

“Enggak ah, email kan kuno. Hari gini, siapa juga yang masih menggunakan email. Jadi tidak mungkin lebih efektif dari beriklan di Facebook.”

Jika Anda masih berasumsi demikian, stop dan buang jauh-jauh asumsi tersebut. Coba perhatikan: saat Anda akan membuat atau membuka sebuah akun, apa yang Anda butuhkan?

Email! Jadi dapat dipastikan, pengguna email ini lebih banyak dibanding pengguna sosial media. Mungkin tidak semua orang mempunyai sosial media, tapi email? Setiap orang bisa dipastikan punya satu akun email, bahkan lebih.

Menariknya lagi, alamat email ini cenderung jarang diubah. Beda halnya dengan nomer handphone yang sering kali berubah-ubah. Apakah itu karena perangkat handphone-nya yang hilang atau disebabkan oleh kartu yang terblokir.

Jadi Anda tidak perlu takut kehilangan database pelanggan, karena akun email ini jarang diganti. Itulah kenapa cara mempromosikan produk lewat email juga tak kalah efektifnya dengan tools marketing lainnya.

Cara Menggunakan Email Marketing

Untuk memulai email marketing ini, terlebih dahulu Anda harus memiliki aplikasi untuk menjaring alamat email calon pembeli ataupun pelanggan. Baru setelah itu, menyiapkan dan menyusun strategi yang tepat untuk menggaet lebih banyak market potensial.

Komponen utama dalam email marketing ini adalah konten tulisan. Pastikan subjek email, headline, dan isi email yang Anda gunakan berkualitas. Dan mampu memikat atau menarik perhatian pembaca untuk membeli atau menggunakan produk bisnis Anda. Ini dia panduan dasar membuat email yang menarik dan menjual:

Start With Why

Email yang Anda kirim hanya memiliki waktu beberapa detik saja untuk menarik perhatian audiens atau pembaca, saat muncul di layar smartphone atau laptop mereka.

Jadi, jika email tersebut tidak dibuka dengan statement atau penyataan alasan yang kuat, maka sebagus apapun isi email yang Anda sampaikan akan percuma. Karena jika subjek atau headline yang digunakan kurang menarik, kecil kemungkinan mereka akan membaca email Anda sampai tuntas. Bahkan peluang untuk membuka emailnya pun sangatlah kecil.

Untuk itu, buatlah subjek email yang menarik. Berikan alasan kuat, kenapa pembaca email tersebut harus membuka dan membaca email yang Anda kirim. Buat mereka terkesan, jika tidak membuka email tersebut maka akan menyesal.

Ngobrol dengan Satu Orang

Inilah prinsip dasar menulis email. Ketika Anda menulis sebuah email, buat seolah-olah Anda sedang berbicara langsung, berhadap-hadapan, dengan pembaca email Anda. Meski email itu dikirim ke perusahaan paling besar sekalipun, tujukan untuk satu orang pembaca atau individu.

Tidak harus ditulis dengan EYD atau struktur kalimat yang sesuai dengan bahasa Indonesia yang resmi, kecuali email Anda memang tujuannya adalah email resmi. Untuk keperluan penjualan, gaya penulisan yang seperti ngobrol biasa, kemungkinan besar akan berdampak jauh lebih baik.

Tidak resmi bukan berarti tidak sopan, tetap gunakan bahasa yang sopan. Sesuaikan gaya penulisan dengan karakteristik brand bisnis Anda.

Gunakan Kalimat Aktif

Sebisa mungkin, selalu gunakan kalimat aktif. Karena jika menggunakan kalimat pasif, kesan seperti mengobrol akan hilang. Contohnya, daripada menggunakan ”bisnis ini dijalankan”, lebih baik gunakan kalimat “Anda menjalankan bisnis ini”.

Jangan Berasumsi

Jangan pernah berasumsi bahwa audiens (pembaca) email Anda, sudah mengetahui atau pernah mengalami atu menjalankan semua yang Anda tulis di email. Jika pun berasumsi, anggaplah semua pembaca tidak tahu apa yang akan Anda jelaskan.

Hindari Pengunaan Jargon

Sebisa mungkin hindari penggunaan jargon atau istilah-istilah asing yang tidak umum dipahami oleh pembaca. Jika terpaksa harus menggunakan jargon atau istilah spesifik, jelaskan terlebih dahulu dengan detail. Gunakan analogi atau contoh yang bisa menjelaskan istilah atau jargon tersebut.

Dan masih banyak cara lainnya untuk membuat email marketing yang menarik dan mampu menghasilkan penjualan bisnis. Semuanya bisa Anda pelajari di buku Email Marketing, ditulis oleh seorang praktisi email marketing berpengalaman.

Jadi semua materi yang dibahas dalam buku tersebut, mulai dari cara, tips dan trik, semuanya telah terbukti menghasilkan. Tugas Anda tinggal mengikuti setiap langkah yang disarankan, dan buktikan sendiri hasilnya.

Tertarik untuk memiliki buku ini? Caranya gampang banget, Anda tinggal klik gambar di bawah ini!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here