Cara Meningkatkan Penjualan Dengan Cara Murah

Posted on

Cara Meningkatkan Penjualan – Menurut Muri Handayani semua strategi pemasaran itu baik. Menjadi tidak baik ketika strategi tersebut tidak membuahkan hasil. Bukannya untung, malah buntung. Lebih parahnya lagi, strategi pemasaran hanya dipelajari tapi tidak dipraktekkan. Hal ini zaman dulu dinamakan NATO (No Action Talk Only).

Sebagian dari kita merupakan orang yang memiliki jiwa penasaran tingkat tinggi. Tidak percaya jika belum mencoba sendiri. Terlebih Anda pemilik bisnis, selalu penasaran dengan teknik atau cara meningkatkan penjualan. Padahal orang lain sudah mencoba dan hasilnya boncos, tetapi kebanyakan orang pada tetap ingin mencoba karena penasaran dengan cara itu. Tidak salah sebenarnya, hidup ini pilihan ya.

Baca juga: Cara Closing Penjualan Online: Anti PHP dan Pasti Beli

Sampai hari ini pun seorang Muri Handayani masih tahap belajar, apalagi belajar cara meningkatkan penjualan. Beliau pun sempat membaca buku yang diterbitkan tahun 2011 dengan judul Instant Cashflow karya Bradley J. Sugars tepatnya halaman 161. Dalam bukunya ia membahas soal konsumen yang akhirnya menjurus pada cara meningkatkan penjualan, begini pembahasannya.

Melayani Pelanggan Kelas Atas

Sering kali dikatakan bahwa 80% penjualan perusahaan berasal dari 20% pelanggannya. Seorang pelanggan kelas atas biasanya menghabiskan lebih banyak uang dan tidak terlalu cerewet dibanding pelanggan kelas lain. Dengan memberikan layanan luar biasa kepada orang-orang yang ingin Anda ajak untuk melakukan bisnis bersama, Anda mendorong mereka untuk datang kembali.

Petunjuk dan Kiat:

  1. Pahami siapa pelanggan terbaik Anda.
  2. Selalu perlakukan mereka dengan sangat baik.
  3. Pandang mereka sebagai nilai yang terus ada seumur hidup.
  4. Tawarkan hadiah dan imbalan untuk kunjungan yang terus-menerus, dan dorong mereka untuk membawa teman.

Baca juga: 5 Cara Meningkatkan Omzet Penjualan Sampai Milyaran

Singkirkan Pelanggan Kelas C dan D

Kirimkan surat kepada pelanggan manapun yang tidak ingin Anda sertakan dalam bisnis. Pelanggan seperti ini biasanya paling menuntut, menawar berlebihan, dan terus terlambat membayar dan biasanya tidak butuh dorongan untuk membawa teman kelas C dan D lainnya. Dalam surat Anda, dengan sopan dan singkat jabarkan standar minimum yang Anda harapkan dari klien Anda. Dengan cara ini, mereka bisa memilih mengikuti atau berbelanja ke tempat lain.

Petunjuk dan Kiat:

  1. Jangan katakan “pergi sana”, tetapi jelaskan apa yang Anda mau terima dan apa yang tidak. Mereka pasti paham.
  2. Ingat bahwa tidak semua pelanggan itu pelanggan yang baik. Sebagian merugikan Anda dan lebih buruk lagi, mengalihkan perhatian Anda dari pelanggan kelas A.

Dari pembahasan di atas, sudahkah Anda siap merelakan melepaskan konsumen yang bawel, tukang nawar, cuma php, hit & run? Langkah ini tentu juga salah satu cara meningkatkan penjualan produk Anda dan mengurangi waktu untuk mengejar-ngejar konsumen yang lebih banyak menyulitkan ketimbang membahagia.

Baca juga: Kenali Tipe-Tipe Pembeli untuk Meningkatkan Peluang Penjualan

Jadi ketika Anda memasukkan data konsumen ke database sistem, baiknya cantumkan juga kode. Misalnya A untuk konsumen yang baik, tidak sering menawar dan langsung transfer. B merupakan kategori konsumen yang tidak menawar tetapi untuk transfer butuh diingatkan. Pelanggan C dan D untuk mereka yang tukang nawar, transfer kurang, nanyain resi sesaat setelah transfer dan sering menelpon karena chatnya belum dijawab, bahkan sampai menelpon malam hari.

Muri Handayani sendiri senang dan tersadarkan dengan kalimat “mengalihkan perhatian Anda dari pelanggan kelas A”. Jadi mengapa harus membuang waktu mengurusi konsumen kelas C dan D, yang super menyebalkan.

Sedangkan konsumen A hanya butuh pelayanan dengan sedikit waktu dan sedikit perhatian, bahkan mereka pun langsung transfer. Ingat, jam kerja karyawan itu butuh biaya. Jadi jika Anda melayani pelanggan C dan D lama banget, maka biaya yang penjual keluarkan juga menjadi lebih mahal. Sekali lagi, hidup ini pilihan. Mau pilih yang susah apa yang gampang?

Baca juga: Teknik Closing Penjualan dengan Bantuan Aplikasi Chat Canggih

Mulai hari ini, coba tengok database pelanggan Anda. Mana yang termasuk kategori A, sebaiknya Anda sambung lagi silaturahminya. Berikan kasih sayang ke mereka sehingga mereka memberikan transferannya ke kita sebagai penjual. Jadi ingat baik-baik ya, cara meningkatkan penjualan adalah dengan cara fokus pada konsumen kelas A dan B, sudah punya konsumen seperti itu?

Senang dengan materi-materi seperti ini? Anda bisa mendapat materi seputar bisnis dari ahlinya langsung hanya dengan klik gambar di bawah ini.

Gravatar Image
Billionaire Store adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang penulisan. Percetakan dan Penerbitan buku buku bisnis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *